Game Level 2 Day 2: Melatih Kemandirian Juga Menjadi Latihan Kesabaran

Seharian ini Alesya cukup banyak aktivitas bermainnya dengan permainan-permainan yang aku sediakan. Sejujurnya seminggu kemarin cukup memprihatinkan, disaat aku drop Alesya mulai menikmati screentime. Berawal dari ketertarikannya dengan ondel-ondel, kemudian Abinya memperlihatkan video ondel-ondel di YouTube, berlanjut dengan Eyangnya ketika sedang bermain di rumahnya.


Setiap waktu Alesya jadi sering minta nonton ondel-ondel di YouTube. Sulit sekali mengalihkannya agar mau bermain yang lain. Screentime memang sangat membuat candu.

Kembali ke latihan kemandirian hari ini. Dari siklus bermain yang aku terapkan, bagian yang tersulit memang ketika harus merapikan mainannya kembali ke rak. Seharian ini sangat naik turun konsistensinya. Alesya harus selalu diingatkan untuk mengembalikan mainan ke rak. Ada kalanya ia langsung merapikan, ada saatnya juga harus diingatkan berkali-kali baru ia mau merapihkan.

Yang paling menguji kesabaran adalah setelah Alesya bermain Pink Tower. Sebelum mengembalikannya ke rak, ia langsung mengambil mainan lainnya. Aku pun mengingatkan:

"Alesya main Pink Towernya udah selesai? Kalau udah dikembaliin ke rak dulu ya."

"Ga mau." Ia lalu pindah bermain Pink Tower lagi dan meninggalkan mainan lain yang sudah ia ambil.

Beberapa kali aku meminta ia merapihkan Pink Tower lagi, setelah sudah dijeda dengan aktivitas lain yang ia lakukan. Alesya pun masih berkata, "Ga mau" lalu kembali bermain Pink Tower.

Sampai akhirnya semua mainan yang ia mainkan sudah ia kembalikan ke rak, kecuali Pink Tower. Ketika aku memintanya lagi untuk merapihkan, ia hanya merapihkan beberapa balok, lalu beraktivitas yang lain. Aku pun masih mengingatkannya untuk merapihkan karena sudah waktunya untuk bersiap tidur. Tapi ia malah terkesan tidak mau mendengarkanku. Aku pun beranjak merapihkan bagian rumah yang lain.

Akhirnya setelah aku memintanya merapihkan Pink Tower dengan semakin merendahkan intonasi suara dan berkata aku akan pergi ke kamar mandi untuk sikat gigi lalu tidur, ia pun merapihkan Pink Towernya dan langsung merapihkan alas kerjanya juga.

Ya jadi untuk hari ini, meskipun kejadian dengan Pink Tower tadi cukup menguji kesabaran, hal bagusnya adalah Alesya sudah mau menggunakan alas kerja dengan baik. Ketika mainan sudah ia rapihkan, ia pun mau menggulung alasnya sendiri. Sebelumnya ia sering memintaku yang menggulung karena ia belum bisa menggulung dengan rapih dan tidak puas dengan hasil tersebut.

Dari yang aku simpulkan, Alesya sulit sekali diminta merapihkan Pink Tower karena ada 10 balok yang harus ia kembalilan satu per satu ke rak. Berbeda dengan mainan lain yang dirapihkan dulu ke kotaknya atau ke nampan, lalu langsung dikembalikan ke rak.

Pada akhirnya ini memang pembelajaran bersama untuk aku dan Alesya tentang kesabaran. Di saat aku melatih Alesya untuk merapihkan mainannya dengan sabar, aku pun harus menunjukkan sabar tersebut dari caraku memintanya merapihkan mainan.

No comments:

Post a Comment

Silahkan sampaikan tanggapan, opini, saran ataupun kritik Anda sebelum meninggalkan blog ini...

Total Pageviews