Hari ini aku meninggalkan Alesya seharian dengan Eyangnya karena ada urusan. Alesya belum sempat bermain tadi pagi. Setelah bangun tidur dan ia sendiri yang meminta mandi, ia langsung dijemput Eyang Kakungnya.
Urusan mandi ini alhamdulillah cukup mudah untuk Alesya. Malah saat ini ia sering sekali minta mandi. Ia sedang senang karena sudah bisa membasuh badannya sendiri dengan air dari gayung, yang ia juga bisa ambil sendiri airnya dari bak mandi dengan cara naik ke atas WC. Ia juga sudah bisa memgambil sabun cair dari botol pump dan menggosok beberapa bagian badannya. Semua ini termasuk salah satu ceklis kemandirian yang sudah bisa Alesya lakukan. Tapi karena kemampuam Alesya pun masih terbatas, tentunya aku masih lebih banyak membantunya, hanya aku membiarkan Alesya yang terlebih dahulu membasuh badannya dan mengambil sabun sendiri. Aku berusaha mengapresiasi apa yang sudah ia bisa lalukan dan mengasahnya agar lebih baik.
Alhamdulillah seharian kutinggal Alesya cukup anteng. Tidak ada keluhan rewel dari Eyangnya. Alesya memang sudah biasa main di rumah Eyangnya tersebut setiap hari, jadi ketika aku tinggal pergi Alesya cenderung anteng. Tapi hari ini termasuk jarang karena kumeninggalkannya seharian full, alhamdulillah dia tetap bisa anteng.
Ketika sudah di rumah bersamaku, Alesya meminta main Pink Tower. Kupersilahkan ia mengambil sendiri dan mengingatkannya mengambil alas terlebih dahulu. Karena hampir saja ia langsung mengambil Pink Towernya tanpa menggunakan alas. Ia pun langsung berubah haluan melakukannya sesuai instruksi. Tapi baru saja ia mengambil Pink Towernya, ia malah mengambil buku lalu membolak-balik halaman dan memyebutkan gambar. Ia pun tidak jadi bermain Pink Tower.
Aku langsung meminta Alesya mengembalikan Pink Tower terlebih dahulu. Tapi karena ia sedang fokus dengan bukunya, ia bilang, "Ga mau."
Aku memberinya kesempatan untuk ia sibuk dengan bukunya beberapa saat, lalu memintanya kembali untuk merapihkan Pink Tower dan alas. Albamdulillah ia langsung melakukan yang kuminta.
Yang kupelajari sampai saat ini adalah aku tidak bisa bertindak keras untuk meminta langsung menuruti perintahku. Aku sadar ini masih di awal proses pembangunan kebiasaan Alesya. Butuh kesabaran untuk selalu mengingatkannya melakukan hal dengan sesuai. Butuh waktu dan proses yang tidak sebentar juga untuk menanamkan kebiasaan ini. Kita saja orang dewasa butuh waktu lama dan konsisten kan untuk membentuk atau merubah kebiasaan.


No comments:
Post a Comment
Silahkan sampaikan tanggapan, opini, saran ataupun kritik Anda sebelum meninggalkan blog ini...